Verifikasi Pemenuhan Komitmen Menjadi Kendala Perizinan Di Aceh


Tim Reformasi Birokrasi Instansional (RBI) Reform Leader academy (RLA) Angkatan XIII Pemerintah Aceh terus bergerak. Tim yang terdiri atas Marzuki, SH (Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan) dan Yusriati, SE, M.Si, Ak.CA (Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga) masih menggali permasalahan di akar rumput terkait penerapan OSS.

Pada hari Selasa (04/09/2018) Tim RBI Aceh mengadalan pertemuan dengan personil yang mengurus Perizinan di PTSP Aceh. Rapat dipimpin langsung oleh Marzuki. Dalam kesempatan tersebut Tim RBI mencoba menggali lebih jauh kendala-kendala yang dihadapi personil yang selama ini mengurusi perizinan. Dari pertemuan tersebut diketahui adanya permasalahan mendasar yg mendesak harus ditindak lanjuti. Misalnya, belum memahami bagaimana melakukan verifikasi komitmen terkait perizinan yang telah dikeluarkan oleh OSS.  

Sebelumnya telah dilakukan Rapat Pembahasan menyangkut Rencana Strategis DPMPTSP Aceh. Dalam pertemuan yang bekerjasama dengan konsultan dari perguruan tinggi mengangkat isu strategis, salah satunya adalah mengusulkan agar implementasi OSS dimasukkan menjadi isu strategis Renstra DPMPTSP, sehingga permasalahan yang dihadapi dalam penerapannya bisa di inventarisir dan cari solusi jika terdapat kendala.

Hasil dari himpunan permasalahan tersebut akan diteruskan dan dibahas untuk dicarikan solusi pada pembahasan lebih lanjut ke level pimpinan (Gubernur dan Sekretaris Daerah) dan terkoordinasi, baik melalui Satgas Percepatan kemudahan Berusaha maupun secara individual antar SKPD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages